English
 
  12 Maret 2009
Kerja Sama Alif-ICIEC

JAKARTA -- Kerja sama antara perusahaan pembiayaan syariah, Al-Ijarah Indonesia Finance (Alif) dan Islamic Corporation for The Insurance of Investment and Export Credit (ICIEC) diperkirakan dapat mencapai sekitar 60 juta dolar AS. Jumlah tersebut diperoleh dari dua perusahaan katun dan tambak udang yang menggunakan ICIEC untuk asuransi ekspor.

Dari transaksi 60 juta dolar tersebut, sebanyak 50 juta dolar AS berasal dari perusahaan katun, sementara sisanya dari perusahaan udang. Namun kerja sama dengan dua perusahaan tersebut masih dalam tahap negosiasi.

”Kalau itu jalan maka akan bagus untuk ekspansi Alif. Karenanya kita mau kejar dua transaksi ini,” kata Farouk Abdullah Alwyn, direktut PT Al-Ijarah Indonesia Finance (Alif), kepada Republika, Selasa (10/3). Menilik dari kondisi ekonomi dan menurunnya ekspor di tahun ini, sebelumnya Alif menargetkan kerja sama dengan ICIEC antara 20-30 juta dolar AS di 2009.

Direktur Alif mengatakan kegiatan ekspor melalui ICIEC saat ini menjadi salah satu fokus Alif pada 2009. ”Pada tahun ini kami akan terus memromosikan kerja sama dengan ICIEC untuk pembentukan customer base,” kata Farouk.

Menurut Farouk, di tengah krisis keuangan global saat ini kerja sama dengan ICIEC menjadi peluang bagi eksportir Indonesia untuk melakukan diversifikasi pasar, khususnya ke negara-negara anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI) agar tetap meningkatkan nilai ekspor. Namun selain anggota OKI, ICIEC juga bertujuan menolong Negara untuk melakukan ekspor ke Negara-negara lainnya.

Kerja sama Alif dengan ICIEC mulai dilakukan sejak November lalu. ICIEC memiliki mandat untuk meningkatkan interaksi antara Negara-negara anggota dan membantu perkembangan perdagangan di Negara yang tergabung dalam ICIEC. Pada 2008 ICIEC telah mengcover 1,5 miliar dolar AS dari 36 negara anggota. gie/ism

Sumber : Republika


 
 
© 2009 al-ijarah indonesia finance / powered by